Seseorang mendekati Imam Husein as dan mulai menggibah orang lain.
Imam bangkit dengan penuh kemarahan dan berkata kepadanya, "Celakalah
engkau! Tahan lidahmu, karena tukang gibah akan menjadi makanan
anjing-anjing neraka jahannam."
Imam Husein as kepada
anaknya, Imam Sajjad as berkata, "Anakku! Perbuatan zalim adalah dosa
yang tidak akan dimaafkan. Oleh karena itu, takutlah untuk berbuat zalim
kepada orang lain yang tidak memiliki penolong, kecuali Allah."
Kemudia beliau berkata, "Siapa yang ingin mendapatkan sesuatu lewat
perbuatan dosa dan kelicikan serta ingin meraih sesuatu dengan cara
melawan perintah Allah, maka apa yang dihasilkannya dari jalan ini bakal
lenyap dari tangannya. Sebagai gantinya, kefakiran yang coba dijauhinya
bakal mendekatinya."
Bila Engkau Mendengar Nasihatku!
Seseorang datang untuk melihat Imam Husein as. Ketika ia melihat Imam,
langsung ia berkata, "Wahai anak Rasulullah! Saya adalah orang celaka.
Setiap kali aku berusaha, tetap saja aku tidak dapat menahan diriku
untuk tidak melakukan dosa. Aku datang kepadamu agar engkau mau
mencarikan solusinya buatku."
Imam Husein as menjawab,
"Wahai fulan! Jalan keluar yang engkau inginkan dariku hanya satu. Bila
engkau mau mendengar nasihatku dan melakukannya, maka masalahmu akan
selesai."
Orang tadi begitu gembira dan berkata, "Aku akan berusaha mengamalkan ucapanmu."
"Ada lima pekerjaan yang harus engkau lakukan, bila itu telah engkau
kerjakan, maka engkau bebas untuk melakukan dosa apa saja," jelas Imam.
Kemudian Imam Husein as mulai menyebutkan lima pekerjaan yang harus dilakukan:
1. Rezeki yang dianugerahkan Allah kepadamu jangan engkau makan, dan lakukan apa yang engkau inginkan.
2. Keluarlah dari bumi Allah, dan lakukan setiap dosa yang ingin engkau kerjakan.
3. Cari tempat d imana engkau tidak akan melihat Allah, pada waktu itu lakukan setiap perbuatan dosa yang kau inginkan.
4. Ketika malaikat maut mendatangimu untuk mencabut ruhmu, bertahanlah
dan jangan engkau berikan ruhmu kepadanya, bila berhasil, maka lakukan
apa saja yang engkau inginkan.
5. Ketika Hari Kiamat, saat
pemimpin neraka ingin membuangmu ke api jahannam, berusahalah
mencegahnya, dan lanjutkan perbuatan dosa yang engkau inginkan. (IRIB
Indonesia/Saleh Lapadi)
Sumber : indonesian.irib